This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

To Express a Meaning

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sunday, October 17, 2010

ANTARA SAYA, KAMI, ANDA DAN KALIAN

Saya              : saya adalah aku yang lebih tau tentang sedikit Kami, lebih banyak tau tentang         Anda  dan Kalian 

Kami            : ah Saya, sok tau loh, diri kamu sendiri aja kamu ngak tau kok, ee...malah lebih tau tentang Kami, Anda dan Kalian 

Anda           : Eh, emang lagi pada ngomongin apaan sih? Kalian : itu tuch, si Saya sok tau tentang Kami, Anda dan Kalian 

Saya              : emang Saya lebih tau kan? Saya lebih pinter kok 

Kami             : jangan ngaku lebih pinterlah kalo belum tau diri lo sendiri. 

Saya              : lololo...Kami ini gimana?, lah orang emang saya yang paling tau kok. 

Kami           : Saya, kamu tuch belum menjadi lebih tau dan pinter kalo belum mengetahui siapa kamu yang sesungguhnya. 

Saya         : Saya....Saya ini emangnya siapa ya?. Hey Kami, Anda dan Kalian, ada yang tau siapa Saya? 

Kami           : Mangkanya jangan sok tau deh. 

Anda           : Boro-boro tau, gue aja ngak tau siapa gue 

Kalian       : Wah parah!, gue apalagi, orang walaupun namaku Kalian, tetap saja aku memanggil diriku Kami kok. 

Saya           : Kalian, lo kok tawadhu sekali ya? 

Anda          : Walaupun namaku Anda, tetap saja aku memanggil diriku Saya kok 

Kami          : Habis lo si Saya!, ngak tau diri!, kalo ngak ada Kami, lo tuch ngak ada tau! 

Saya           : Kami, Kami, kalo ngak ada saya Kami tuch juga ngak ada tau! 

Anda          : Ah Saya, Saya...giliran seneng lupa sama Kami, giliran susah, ingat sama Kami 

Kalian        : Jangan gitulah, soalnya si Anda juga gitu, kalo salah dibilang Kalian, giliran bener cuma dibilang Anda, nyesek ngak tuch! 

Suara ghoib : Wahai Saya, Kami, Anda dan Kalian, si Saya menyebut Anda Kalian, Kalian menyebut Saya Kami, si Saya, Kami, Anda dan Kalian menyebut dirinya masing-masing sebagai Saya. Saya dan Anda menyebut dirinya Kami. Anda dan Kalian disebut Mereka, sementara Mereka menyebut dirinya Kami, bingung kan?. Nah makanya berkenalan dengan Tim, si Tim nanti yang akan mengenalkan apa itu Saya, Kami, Anda dan Kalian. Begitu berkenalan dengan Tim dijamin akan mengenal Kami dan Kalian, tidak ada Saya dan Anda karena mereka sudah menjadi mu’allaf Kami dan Kalian.

For DRR-A team building in Berastagi
Banda Aceh, 17 Oktober 2010, 00:00 By Ahyoni

Wednesday, July 14, 2010

Ikhlas Allah, untuk kesekian kalinya Engkau hadapkan cobaan ini
Begitu berat dan tak terperihkan hingga aku diam seribu Do’a
Aku manusia biasa yang penuh dosa, dosa mana lagi yang membuat nestapa ini?
Begitu hinanya hingga cobaan ini tak kunjung pergi?

Perjalanan ini terasa begitu jauh
Mencapai asa nan ku tempuh
Curahkan makna nan sungguh
Tuk gapai ridhoMu nan teguh

TakdirMu begitu dekat tatkala kucium wangi syurgaMu
TaufiqMu sempat bertandang ketika kuhirup udara rahmatMu
Ma’unahMupun silih berganti berkunjung membawa harapan
Ma’afkan perjamuanku yang tanpa hidangan keikhlasan

Alasan mana lagi yang membuat ini terulang lagi?
Aku hampir tak sanggup punya rojak padaMu
Hingga ruhku bertanya pada raga ini
Hendak ke manakah kau bawa kami ini?

Kau berikan karunia menangis
Tak kala kami berjumpa miris
Hingga suasana nan kritis itu hadir
Air mata ini tak kunjung mengalir

Engkau ajarkan silaturrahmi
Penyambung ikatan nan suci
Meretas lipatan nan Ilahi
Menganyam pertalian nan syurgawi

Tak jarang Engkau ilhamkan ma’rifat
Bagi jiwa nan rapuh lagi dho’if
Sebagai ayat-ayat kekuasaan maha dahsyat
Tuk gapai ‘arsyMu nan hanief.

 Ahyoni, Banda Aceh, 14 July 2010, jam 3 dinihari

Saturday, May 15, 2010

Aku Bernama TDMRC

Aku lahir dari peristiwa getir
Dari rahim orang-orang mahir
Bukan dari altruism pandir
Karena itu aku hadir

UNSYIAH pemilik rahimku
Semua stakeholders meminangku
Rebutan membesarkanku menjadi dewasa
Hingga akuntabel dihadapan yang maha kuasa

Bangsaku hampir tak peduli
Nyaris aku tak kembali
Karena citaku menjulang tinggi
Tuk gapai matlamat canggih

Dari nestapa, niatan suci itu dititahkan
Sebagai ikhtiar padaMu Robby tuk keselamatan
Sayang…mereka belum mempertimbangkan
Padahal aku duhai Allah sudah nyatakan

Optimis datang sempat kutolak
Karena bertunangan dengan rojak
Bukan berarti aku memihak
Hanya ingin menjadi bijak

Nun jauh di ujung Selat Malak
Mata optimisku berbisik di telinga kebisuan
Sayup terlihat layar keselamatan dunia
Berlayar membawa semut-semut mancanegara
Tuk merapat ke pelabuhan visiku solution for disaster

Sabang 15 May 2010, 3AM

Saturday, February 13, 2010

QOLBU PLURALISME

Untuk sebuah nama
Mereka memanggilnya pluralisme
Pluralisme sebuah bangsa
Satukan semua asa

Tiba-tiba aku merasa lancang
Jika memanggil sahabat terbaikku
Terbaik hingga seperti saudaraku
Tuk ku panggil Cina, Batak, Melayu, Jawa, Arab
Dan symbol kebhinnekaan lainnya

Karenamu pluralisme
Kami temukan silaturrahmi
Tuk rangkai jalinan kasih
Sesama makhlukMu ilahi robbi

Kita memang ditakdirkan
Tuk menerima kehadiran
Keberadaan kita yang berbeda
Petuah moyangku tunggal ika

Dikala salah satu bagian tubuh nusantara ini sakit
Hamparan mutiara semenanjung lainpun merasa nyeri
Nyeri dikirim melalu syaraf silaturrahmi
Tuk hantarkan setetes embun manusiawi

Wahai pendahulu bangsa
Citamu takkan binasa
Cucumu tetap Berjaya
Gelorakan Indonesia Raya

Ahyoni Banda Aceh, 13 Feb. 10

Wednesday, December 16, 2009

BERBISIK DI TELINGA KEBISUAN

Aku begitu yakin dan berharap
Hingga siang malam mengharap
Jika masa itu tersurat
Sampaikan pesan hangat

Aku begitu gila
Segila kesadaranku
Kesadaran akan do’aku
Bermunajat tuk taufiqMu

Aku begitu halus
Sehalus embun di padang tandus
Tuk katakan sejuta makna

Banda Aceh 16 November 2009

Thursday, December 10, 2009

I AM STRONGER NOW

I said I miss you
But not coz of you
Instead of character
That coz me fever

That paradise
We use to play in
Are now vanish
For no pain
You call it brotherhood

Cling as mixed blood
I am nearly understood
When it come to falsehood
Dear God Almighty

I am so anxiety
As my destiny
Be your secrecy
This is my dialogue

This is not my deadlock
To believe in my pray
To change my destiny
Suddenly it comes

For some reasons awesome
The silent is getting calm
After surrender to realm
That broken hearth fallen apart

Are starting to be united
Tailoring the days to come
Forgetting the days foregone

Ruang Biro Umum Kantor Gubernur Aceh 10 Dec 2009

DREAMING

 Am I dreaming?
In the morning
Not in sleeping
Even awaking

Is it my destiny?
As my believe tell me
Not too exiting early
As long as no “penny”

My soul told me it is too good to be true
Hold on baby it is not yet come true
The destiny is still on the way through
As expectation has been waiting for true

That uncertainty is trapped in darkness
Seeking vision for truly happiness
Luckily escorted by loneliness
Under guidance of soul mate greatness

Dear God Almighty
Owner of dimensionless
Creator of dimension
Bestow me with multi dimension

To be able to have relation In far away destination
You said to love better then yesterday
Even to love better then today for tomorrow
As the prophet Muhammad (PBUH) used to say

To keep my love performance gets better and smarter every day
That loneliness has passed through
Preparing farewell for sadness
To welcome happiness
For eternal goodness

Alhamdulillah

Ruang biro Umum Kantor Gubernur Aceh 10 Dec 2009