QOLBU PLURALISME
Untuk sebuah nama
Mereka memanggilnya pluralisme
Pluralisme sebuah bangsa
Satukan semua asa
Tiba-tiba aku merasa lancang
Jika memanggil sahabat terbaikku
Terbaik hingga seperti saudaraku
Tuk ku panggil Cina, Batak, Melayu, Jawa, Arab
Dan symbol kebhinnekaan lainnya
Karenamu pluralisme
Kami temukan silaturrahmi
Tuk rangkai jalinan kasih
Sesama makhlukMu ilahi robbi
Kita memang ditakdirkan
Tuk menerima kehadiran
Keberadaan kita yang berbeda
Petuah moyangku tunggal ika
Dikala salah satu bagian tubuh nusantara ini sakit
Hamparan mutiara semenanjung lainpun merasa nyeri
Nyeri dikirim melalu syaraf silaturrahmi
Tuk hantarkan setetes embun manusiawi
Wahai pendahulu bangsa
Citamu takkan binasa
Cucumu tetap Berjaya
Gelorakan Indonesia Raya
Ahyoni Banda Aceh, 13 Feb. 10
Untuk sebuah nama
Mereka memanggilnya pluralisme
Pluralisme sebuah bangsa
Satukan semua asa
Tiba-tiba aku merasa lancang
Jika memanggil sahabat terbaikku
Terbaik hingga seperti saudaraku
Tuk ku panggil Cina, Batak, Melayu, Jawa, Arab
Dan symbol kebhinnekaan lainnya
Karenamu pluralisme
Kami temukan silaturrahmi
Tuk rangkai jalinan kasih
Sesama makhlukMu ilahi robbi
Kita memang ditakdirkan
Tuk menerima kehadiran
Keberadaan kita yang berbeda
Petuah moyangku tunggal ika
Dikala salah satu bagian tubuh nusantara ini sakit
Hamparan mutiara semenanjung lainpun merasa nyeri
Nyeri dikirim melalu syaraf silaturrahmi
Tuk hantarkan setetes embun manusiawi
Wahai pendahulu bangsa
Citamu takkan binasa
Cucumu tetap Berjaya
Gelorakan Indonesia Raya
Ahyoni Banda Aceh, 13 Feb. 10











